Selain itu, melalui forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan layanan pendidikan PAUD yang berkualitas, dan integratif.
“PAUD sebagai pondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan, termasuk di era globalisasi saat ini,” kata Ny. Ra’Fatul Mulkiyah Matius Fakhiri.
Menurutnya, karena itu peran Bunda PAUD bersama Pokja sangat strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas layanan PAUD, serta memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Untuk itu kami berharap agar terjalin sinergi dan kolaborasi program antara para pembina teknis dengan Kelompok Kerja Bunda PAUD,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan para kepala dinas agar tidak ragu bermitra dengan Pokja, mengingat Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur dan beranggotakan para profesional yang berkecimpung dalam program serta bidang PAUD.
Pengelolaan organisasi juga diharapkan dapat berjalan secara efektif, agar para pengurus tidak terlalu banyak berputar pada persoalan nomenklatur, rapat, maupun pembahasan administratif yang berlarut-larut. Sebab, fokus utama adalah pada pelaksanaan program nyata di lapangan.
Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan kepemimpinan yang menekankan kerja nyata dan pelaksanaan program secara langsung.
Program yang telah direncanakan diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan atau diskusi, tetapi dapat segera diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata yang dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.